• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Setiap Insan adalah Spesial

Setiap Insan adalah Spesial Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, disebuah kelas sekolah dasar, bu guru memulai pelajaran dengan topik bahasan, “Setiap insan adalah spesial”. Kehadiran manusia di dunia ini begitu berarti dan penting. “Anak-anakku, kalian, setiap anak adalah penting dan spesial bagi ibu. Semua guru menyayangi dan mengajar kalian karena kalian adalah pribadi yang penting dan spesial. Hari ini ibu khusus membawa stiker bertuliskan warna merah “Aku adalah spesial”. Kalian maju satu persatu, ibu akan menempelkan stiker ini di dada sebelah kiri kalian”.

Dengan tertib anak-anak maju satu persatu untuk menerima stiker dan sebuah kecupan sayang dari bu guru mereka. Setelah selesai, bu guru melanjutkan “Ibu beri kalian masing-masing tambahan 4 stiker. Beri dan tempelkan 1 kepada orang yang kalian anggap spesial, sebagai ungkapan rasa hormat dan terima kasih dan kemudian serahkan 3 stiker lainnya untuk diteruskan kepada orang yang dirasa spesial pula olehnya, begitu seterusnya. Mengerti kan…….”.

Sepulang sekolah, seorang murid pria mendatangi sebuah kantor, diapun memberikan stikernya kepada seorang manajer di sana. “Pak, bapak adalah orang yang spesial buat saya. Karena nasehat-nasehatpak
... baca selengkapnya di Setiap Insan adalah Spesial Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Share:

Satu Keluarga Menjual Semua Harta Benda Demi Bitcoin

Agar hidup sesuai impiannya, Didi bersama istri dan tiga putrinya tak lagi punya rumah, perabot, dan motor. Semuanya dijual demi mengumpulkan mata 1uang digital yang sedang ngetren itu.

Didi Taihutto menjual rumahnya di Belanda tahun ini, lengkap beserta semua meja-kursi-perkakas, ketiga mobilnya, serta sebuah sepeda motor. Dia hanya menyimpan barang-barang penting saja, misalnya satu album foto keluarga, beberapa memorabilia, dan satu laptop. Bersama istrinya, Romaine, serta tiga anak mereka, sekarang Didi tinggal di rumah petak kecil kawasan perkemahan umum dekat perbatasan Jerman.
Keluarga Taihutto menjual harta benda mereka demi bitcoin. Mata uang digital ini, biasa disebut cryptocurrency, mereka percaya nilainya bakal bertambah tiga kali lipat pada 2019 mendatang. Selain itu, Didi dan Romaine melakukan tindakan gila ini bukan semata didorong motivasi meraih keuntungan besar. Mereka ingin mewujudkan cita-cita lama, yakni menjalani hidup sesuai kemauan sendiri, tak diatur orang lain.
Taihutto bukan orang gila. Bekas entrepreneur bisnis digital ini tetap akan menafkahi keluarganya. Caranya dengan menjadi day trader bitcoin. Lewat skema jual beli yang dia kelola, polanya seperti bisnis valuta asing, Didi optimis bisa meraih untung besar dalam sekali sesi perdagangan.

Bitcoin memang sedang populer. Nilainya juga memang terus naik. Tapi jarang sekali kita melihat ada orang begitu yakin pada Bitcoin untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, rekan kami dari Motherboard Jerman mengajak Didi ngobrol, membahas apa saja yang sudah dia jual demi memenuhi cita-cita sebagai spekulator Bitcoin penuh waktu, serta menyinggung apa yang dia rasakan setelah tahu kekayaannya di dunia saat ini praktis tinggal keluarganya saja.
MOTHERBOARD: Kamu masih tinggal di Eropa. Tahu kan musim dingin sebentar lagi tiba. Kamu sekeluarga sekarang menetap di mana? Hangat enggak?
Didi Taihutto: Di bungalow kawasan perkemahan gitulah, dekat perbatasan Jerman. Bungalow-nya sempit dan dingin. Keluarga saya ada lima orang. Kami harus dempet-dempetan di ruangan cuma seluas 50 meter persegi. Saya juga baru sadar, artinya satu orang cuma dapat bagian 10 meter persegi.
Cerita hidupmu setahun ini mulai ditulis banyak media, setidaknya di Eropa. Apa responsmu terhadap sorotan dan ketenaran ini?
Awalnya yang menulis artikel soal keputusanku bareng keluarga menjual semua harta adalah surat kabar lokal di Belanda. Belakangan, banyak media ikut-ikutan. Bahkan situs Business Insider melansir artikel tentang kami juga. Sejak itu, nyaris setiap hari ada saja jurnalis yang menelepon saya, janjian wawancara ngobrol soal Bitcoin dan keputusan keluarga saya yang nyeleneh.
Berapa lama prosesmu merenung dan berpikir, sebelum akhirnya menjual semua harta lalu serius bertahan hidup dari Bitcoin saja?
Enggak lama sih sebenarnya. Semua terjadi begitu saja. Kami sekeluarga waktu itu baru aja balik dari liburan. Saya ingat itu tepatnya Juli kemarin, kami pulang dari Bali. Saya, istri, dan anak-anak duduk bareng. Kami berunding, membahas rencana-rencana untuk mengubah hidup. Jadi, tak lama setelah balik di Belanda, kami segera menjual rumah, dan benar-benar mengubah arah hidup satu keluarga.
Beneran gitu doang? Saya kira kamu bakal bilang hidup tanpa terikat pada harta benda adalah impian sejak kecil.
Sebenarnya saya dan istri sudah mikir kemungkinan hidup seperti ini setiap tahun. Kami baru berani mengambil keputusan empat bulan yang lalu. Kami tidak mau hidup di dalam ketakutan terus menerus. Menurut saya, hidup yang penuh rutinitas dan penuh keterikatan membuat kita tidak berani bermimpi. Agar benar-benar bahagia, manusia harus berani lepas dari berbagai hal yang mengikat mereka.
Di postingan instagram ini, Didi menjual motornya. Siapapun yang bersedia membayar pakai Bitcoin dijanjikan potonga harga khusus.

Itukah alasanmu menjual rumah, perabot, mobil-mobil, sampai motor?
Jangan lupa, harus disebut juga mesin pembuat kopi rusak seharga 800 Euro. Barang kayak gitu juga kami jual. Semua hal yang membutuhkan waktu dan perhatian kami terpaksa dilego. Saya tidak mau berkutat dalam materialisme lagi. Saya mau lebih dekat sama keluarga, meluangkan lebih banyak waktu sama mereka, dan tidak perlu lagi merasa kehilangan apapun. Hal yang sama untungnya dialami anak-anak. Waktu kami menjual semua mainan yang mereka miliki selama ini, ketiga anak saya ternyata enggak sedih. Mereka bisa berpikir bahwa ketika dijual, mainan itu membuat anak-anak lain senang. Artinya, meloakkan mainan mereka malah bermakna positif. Benda-benda tidak akan membuat orang senang. Materi hanya sebuah pengalih perhatian.
Kamu bahkan sampai menjual perusahaan digitalmu yang sebenarnya sangat sukses
Kami sekeluarga sangat suka traveling, berkenalan sama orang-orang baru. Pekerjaan penting, tapi travelling lebih mengasyikkan dan memuaskan. Tentu ada masanya saya fokus sama pekerjaan, terutama ketika merintis bisnis sendiri, hanya berbekal sebuah komputer di basement. Saya mengajari orang cara terbaik menggunakan komputer. Dulu, saya merasa itu pekerjaan yang menyenangkan. Kemudian bisnis saya terus berkembang. Sampai akhirnya saya memiliki 16 pegawai. Saya jadi sibuk mengatur orang lain melulu, 80 jam sampai 90 jam seminggu. Tidak ada waktu lagi untuk traveling
Ketiga anakmu semua perempuan dan masih kecil-kecil. Homeschooling dilarang di Belanda. Faktor pendidikan bakal jadi masalah enggak sih kalau hidup keluargamu berpindah-pindah?
Saya dan istri sudah beberapa kali jalan-jalan keliling dunia. Terakhir malah sambil mengajak anak-anak kami selama 9 bulan, tanpa tahu apa konsekuensi seperti itu. Tidak apa-apalah. Ibaratnya sekarang kami harus membayar dendanya.
Sempat merasa khawatirkah kalau pemerintah merebut hak asuh anak-anakmu, karena kamu dan istri dianggap tidak memberi pendidikan dasar yang layak?
Ya, tentu saja kamu takut. Kami sudah berinvestasi cukup besar dalam pendidikan anak-anak. Kami tetap mendidik dan mengajari mereka banyak hal selama jalan-jalan. Sebetulnya, buat saya, mereka bertiga sangat pandai di sekolah. Anak saya yang paling kecil bahkan menjadi yang terbaik dalam hal membaca dan menulis di sekolahnya dulu, setelah kami kembali ke Belanda. Saya paham sih, pemerintah Belanda bikin kebijakan wajib belajar demi memastikan semua anak mendapat pendidikan dasar yang baik. Tapi pemerintah Belanda juga harus bisa bersikap fleksibel dalam beberapa kasus. Saya rasa pemerintah tidak terlalu memperhatikan kelas menengah yang nomaden seperti keluarga saya. Kami suka tinggal di perbatasan Belanda-Jerman ini, tapi sepertinya kami harus pindah sewaktu-waktu kalau pemerintah kelak ingin merebut hak asuh anak-anak kami.
Apa yang membuatmu makin yakin hidup tanpa harta dan mengandalkan Bitcoin saja?
Ayah saya meninggal Januari 2016, di usia 61 tahun. Ibu saya lebih dulu meninggal ketika beliau berusia 48. Ayah saya pemain sepakbola profesional. Olahraga itu merupakan kegemarannya. Dia bisa cari nafkah dari hobi, maka hidupnya bahagia. Saya juga ingin melakukan hal yang sama selama hidup. Pada dasarnya, kita seringkali dipaksa bekerja terus dan menunda hal-hal keren atau berguna dikerjakan nanti. Tapi untuk ayah dan ibu saya, ternyata tidak ada kata ‘nanti'. Orangtua saya meninggal di usia relatif muda. Fakta itu benar-benar membuat saya berpikir: bagaimana kalau tidak ada kata ‘nanti’ juga untuk saya? Bagaimana kalau ternyata saya mati sebelum sempat melakukan hal-hal yang saya inginkan dalam hidup?
Masuk akal alasanmu. Katakanlah, kamu diberkahi umur panjang, sempat terbersit enggak rasa takut kehilangan segalanya gara-gara spekulasi Bitcoin?
Saya masih harus terus belajar menjadi sebuah day trader Bitcoin. Tapi kalau pun saya ternyata kehilangan semua harta, saya sebetulnya tetap tidak kehilangan segalanya. Selama saya punya keluarga, saya bakal baik-baik saja. Kalau memang terpaksa rencana ini gagal, saya akan mencari pekerjaan, memulai dari awal. Tapi bagaimana kalau ternyata saya berhasil? Bagaimana kalau ternyata saya bisa sukses dan bisa menjalani apa yang ingin saya lakukan sesuai cita-cita? Kadang kamu memang harus mengalami momen tidak boleh kembali. Kenekatan itu, dengan sedikit keberuntungan, bisa membuat seseorang sangat sukses

Misalnya bisnis Bitcoin ini sukses. Kamu kaya. Mau ngapain lagi?
Saya tetap akan hidup sederhana. Yang langsung kepikiran sekarang tentu saja keliling dunia, dalam rangka membantu orang-orang mempelajari pentingnya keuangan digital. Hampir tiga miliar orang di Planet Bumi tidak punya akses langsung ke rekening bank. Padahal tidak perlu lagi seperti itu. Sekarang sudah ada teknologi blockchain, semua orang bisa seperti memiliki bank sendiri.
Masalahnya, kenapa harus jual beli cryptocurrency? Kenapa tidak berinvestasi di saham saja?
Menyimpan uang di bank bukan lagi pilihan bijak. Sistem perbankan kacau banget sekarang. Dampaknya tentu ke kinerja bursa saham. Kadang-kadang situasi pasar keuangan sangat buruk, sampai-sampai kamu bukannya menabung, tapi malah harus membayar biaya administrasi rekening. Sementara untuk saham, okelah di belanda dan Jerman kondisi pasar modal atau perbankannya masih bagus. Tapi coba lihat di Yunani, Bolivia, dan Venezuela. Negara-negara yang mata uangnya sudah tidak ada nilainya lagi. Sudah sahamnya mustahil diperdagangkan dengan nilai menarik, pasar keuangannya hancur, eh tiba-tiba kamu dibatasi kalau narik uang tunai dari rekening. Andai krisis ekonomi terjadi lagi, risiko kayak gitu terlalu gila sih. Saya pikir crypto bisa menjadi alternatif yang bagus.
Masalahnya, barang yang bisa dibayar pakai Bitcoin kan masih sedikit. Nyaris semua jenis barang harus dibayar pakai kartu debit/kredit. Apa yang kamu lakukan kalau kelak mau beli sesuatu?
Ya tetap lah, kami bayar pakai uang. Sampai sekarang kami masih bertransaksi menggunakan Euro kok. Keluarga saya menyewa sebuah garasi. Kami menjual apa saja yang kami punya di sana. Kadang dibayar pakai Euro, kadang Bitcoin.
Mungkinkah mata uang crypto kayak Bitcoin menggantikan uang tradisional di masa mendatang?
Saya pikir uang tradisional tidak bisa sepenuhnya hilang. Cuma, saya yakin suatu saat kita akan tiba di era kekayaan Bitcoins setara nilainya dengan kekayaan uang tradisional. Teknologi terus berkembang, pastinya sistem keuangan bakal ikut berkembang juga.
Sumber : https://www.vice.com/amp/id_id/article/59ykyd/ngobrol-bareng-satu-keluarga-yang-menjual-semua-harta-benda-demi-bitcoin




Share:

Beli Bitcoin di Usia 12 Tahun, Remaja Ini Sukses Jadi Miliarder


Bocah 12 Tahun Sukses Jadi Milyader dari BitCoin

Remaja asal Amerika Serikat, Erik Finman membuat taruhan dengan kedua orang tuanya. Taruhan itu berbunyi: jika dia berhasil menjadi miliarder di usia 18 tahun, maka orang tuanya tidak harus memaksanya untuk masuk kuliah.
Meski terdengar konyol, taruhan tersebut ternyata bisa terwujud. Di usianya yang masih menginjak 18 tahun, Erik kini bisa mendapat penghasilan miliaran.
Dari mana dia bisa melakukan hal tersebut?
 _______________________________________________________
________________________________________________________ 
Semuanya bermula saat Erik memutuskan untuk membeli bitcoin di usia 12 tahun. Di tahun 2011, ia mendapat uang hadiah US$ 1.000 dari neneknya. Daripada membelanjakannya untuk mainan, Erik memutuskan untuk membelanjakan uang tersebut untuk membeli Bitcoin.
Di waktu yang sama, Erik juga merasa sangat frustasi dengan sekolahnya. Dia pun memberanikan diri untuk meminta keluar dari sekolah kepada kedua orang tuanya dan berjanji untuk mencari uang sendiri.
"Masa-masa saya ketika SMA sangatlah tidak menyenangkan. Saya dikelilingi guru-guru yang negatif. Salah satu guru bahkan menyuruh saya untuk keluar sekolah dan kerja di McDonald's karena dia melihat kemampuan saya hanya sampai sana," ujar Erik melansir CNBC, Senin (26/6/2017)
"Ya, setidaknya dia benar menyuruh saya untuk keluar sekolah," lanjutnya.
Tanpa disangka, kedua orang tuanya pun setuju dengan ide Erik. Bocah ini kemudian memutar otak untuk bisa mendapat penghasilan sendiri. Ia akhirnya menjual bitcoin miliknya yang saat itu bernilai US$ 1.200 per buah.
Dengan uang yang dimiliki, ia kemudian meluncurkan perusahaan edukasi berbasis online bernama Botangle. Sayang, usianya yang masih belia membuat Erik banyak dikucilkan saat mencoba menawarkan teknologi buatannya di Sillicon Valey.
"Saya bertemu dengan petinggi di perusahaan Uber. Namun sulit bagi mereka untuk menanggapi serius pebisnis usia 15 tahun. Saya bahkan diusir dan disuruh kembali ke orang tua saya," pungkasnya.
Erik Finman | Sumber Foto: blockchaincompany.info
Berbekal jiwa pantang menyerah, teknologi buatannya pun mendapatkan pembeli di tahun 2015. Investor tersebut menawarkan Erik untuk memilih dibayar menggunakan uang atau bitcoin. Dari sana, ia memilih untuk mengambil bitcoin walau memiliki nilai yang lebih kecil.
"Orang tua saya bertanya mengapa saya tidak memilih dibayar menggunakan uang kala itu. Tapi saya yakin, bitcoin ini bisa berguna sebagai investasi," tutur Erik.
Prediksinya pun tidak meleset. Berkat bitcoin yang ia miliki, kini ia bisa meraup kekayaan dalam jumlah besar. Erik bahkan sibuk untuk mengorganisir bisnis investasi bitcoin keluarganya.
Di lain waktu, remaja satu ini juga bekerja untuk beberapa proyek bergengsi bersama NASA untuk mengembangkan roket. Berkat pencapaiannya, dia berhasil masuk di daftar remaja paling berpengaruh dunia versi Times.
Jumlah bitcoin yang Erik miliki kini mencapai 403 buah dengan valuasi mencapai US$ 1,09 juta atau setara Rp 14,5 miliar.

Sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/3001846/beli-bitcoin-di-usia-12-tahun-remaja-ini-sukses-jadi-miliarder
Share:

Cara membeli BitCoin dari Market

Klik menu “Market Bitcoin” dan masukkan jumlah Rupiah dan harga jual yang diinginkan, kemudian tekan tombol “BELI BITCOIN”. Klik tombol “OK” apabila muncul konfirmasi.


Apabila order telah selesai dilakukan, maka saldo Bitcoin akan muncul di saldo akun sobat.  

Apa Itu BitCoin
Cara Membuat Akun BitCoin
Verifikasi Akun Bitcoin 
Cara Deposit BitCoin di Akun Bitcoin.co.id
Cara Membeli BitCoin di Market
Share:

Cara Deposit Rupiah ke BitCoin


Cara Deposit Rupiah ke BitCoin

Berikut adalah Cara tahapan Deposit Rupiah ke BitCoin. 
Bagi Sobat yang akan melakukan Deposit sudah harus memiliki akun BitCoint dan bagi yang belum memiliki Akun BitCoin silahkan daftar DISINI. silahkan ikuti tahapan demi tahapannya di Cara Membuat Akun BitCoin.

Bagi Sobat yang sudah memiliki Akun BitCoin silahkan Login dan ikuti langkah-langkah berikut :
1. yg pertama di lakukan pilih deposit rupiah,dan isi data sesuai dengan nama pengguna akun bitcoin ( disini saya ingatkan no rekening harus sama dengan nama pemilik akun bitcoin ).
 
2. setelah data di isi dengan benar,nanti transfer ke no rekening yg di berikan di menu METODE TRANSFER jangan lupakan sertakan foto bukti pengiriman transfer 
Setelah melakukan transfer sesuai petunjuk deposit lakukan konfirmasi dan sertakan foto bukti transfer sobat.
 3. setelah data sudah lengkap,tingal pilih kirim konfirmasi dan tinggal tunggu ada pemberitahuan

 4. SUKSES dan saldo IDR telah bertambah ke akun bitcoin anda
 Deposit rupiah ke akun bitcoin.co.id telah sukses di lakukan.

Apa Itu BitCoin
Cara Membuat Akun BitCoin
Verifikasi Akun Bitcoin 
Cara Deposit BitCoin di Akun Bitcoin.co.id
Cara Membeli BitCoin di Market
 
 
Share:

Verifikasi Akun Bitcoin

Dalam rangka melindungi sobat dan membernya dari potensi tindakan penipuan antar sesama member BtiCoin.co.id, maka semua member diwajibkan untuk melakukan verifikasi akun. jika sobat tidak melakukan verifikasi, maka sobat tidak akan dapat melakukan transaksi (deposit atau penarikan).
 

Untuk verifikasi akun personal, maka sobat diwajibkan memberikan beberapa dokumen berikut:
  • Scan atau Foto dokumen identitas (KTP, SIM atau Passport)
  • Foto diri sambil memegang tulisan "Verifikasi Beli Bitcoin di Bitcoin.co.id", nama dan tanda tangan
Untuk verifikasi akun perusahaan, silahkan hubungi account manager sobat. Hubungi customer service apabila anda belum memiliki account manager.
Untuk mempercepat proses verifikasi sobat harus pastikan bahwa dokumen yang sobat kirim memenuhi syarat-syarat berikut:
  • Tampak keseluruhan tanpa crop dan sensor
  • Gambar berwarna
  • Tulisan bisa dibaca dengan jelas
  • Nama pada dokumen identitas sama dengan nama akun
  • Masa berlaku dokumen masih valid
  • Tidak terdapat rekayasa digital (photoshop)
Proses verifikasi akan memakan waktu 1 hingga 12 jam. Akan ada pemberitahuan melalui email apabila aplikasi verifikasi diterima ataupun ditolak.



Untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses verifikasi ini, silakan tonton video dibawah ini:


Berikut Tahapan Verifikasi Akun di Bitcoin.co.id
1. Silahkan Sobat Login Bitcoin.co.id dan klik Profil 
 2. Lalu pilih Klik verifikasi
 3. Silahkan isi data diri lengkap sesuai KTP sobat, selanjutnya upload Foto/ Hasil scan KTP dan Gambar Foto diri sobat.



Contoh Gambar Foto Diri

  • Wajah dan tulisan tampak jelas
  • Tulisan: Verifikasi Beli Bitcoin di Bitcoin.co.id 
  • Bubuhkan NAMA dan TANDA TANGAN pada kertas.
  • Gambar berwarna
  • Tidak terdapat rekayasa digital (photoshop)



Mengapa harus memberikan foto diri seperti di samping? Foto diri dengan tulisan diperlukan sebagai bukti bahwa soba tidak menyalahgunakan kartu identitas milik orang lain.

4. Setelah selesai upload, akan muncul verifikasi pending seperti dibawah ini, bahwa  Proses verifikasi akan memakan waktu 1 hingga 12 jam. Akan adan pemberitahuan melalui email apabila aplikasi verifikasi diterima ataupun ditolak.


5. Setelah verifikasi diterima maka akun Bitcoin.co.id sobat berhasil terverifikasi.

Apa Itu BitCoin
Cara Membuat Akun BitCoin
Verifikasi Akun Bitcoin 
Cara Deposit BitCoin di Akun Bitcoin.co.id
Cara Membeli BitCoin di Market
Share:

Cara Membuat Akun BitCoin


 Cara Membuat Akun BitCoin

Berikut adalah tahapan membuat akun Wallet BitCoin

  1. Register BitCoin di www.BitCoin.co.id atau klik disini   
Dibagian Pojok kanan atas ada gambar dua bendera (Inggris dan Indonesia) itu artinya jika sobat mau menggunakan bahasa Inggris klik bendara Inggris-nya tapi jika ingin menggunakan bahasa Indonesia maka klik bendera Indonesia-nya, selanjutnya klik "Register"




2. Isi Data dengan Lengkap  sesuai dengan Kolom yang disediakan
3. Centang Kalimat "Saya setuju dengan ketentuan dan persyaratan di atas"
4. Isi CAPTCHA sesuai dengan gambar/huruf/angka yang keluar pada gambar


5. Buka Email Sobat dan klik Link Aktivasinya



6. Setelah Aktivasi Lakukan Verifikasi Nomor HP untuk keamanan akun sobat, klik bagian yang ada kotak merah pada gambar


7. Masukkan Kode yang dikirim ke No HP Sobat, lalu klik submit



8. Klik "Continue"

9. Selanjutnya Sobat di beri opsi untuk mengaktifkan Google Authenticator yang gunanya untuk mengganti biaya SMS (Rp..500/SMS) setiap sobat melakukan transaksi di rekening demi keamanan rekening sobat.

10. Jika sobat memilih untuk tidak mengaktifkan Google Authenticator, maka sobat klik "Lewati langkah ini", Jika nanti sobat akan menerima kode SMS setiap melakukan transaksi penarikan dana dengan biaya Rp 500/SMS untuk keamanan transaksi sobat.



Untuk Bisa Transaksi diwajibkan melakukan Verifikasi Akun/Wallet 

Apa Itu BitCoin
Cara Membuat Akun BitCoin
Verifikasi Akun Bitcoin 
Cara Deposit BitCoin di Akun Bitcoin.co.id
Cara Membeli BitCoin di Market


Share:

VILAMARC - ME

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Setiap Insan adalah Spesial

Alkisah, disebuah kelas sekolah dasar, bu guru memulai pelajaran dengan topik bahasan, “Setiap insan adalah spesial”. Kehadiran manusia di d...

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.